Copyright © ARgaliTHA
Design by Dzignine
23.11.14

Ikutan GIVEAWAY PARESMA Yuk!

Hai-hai, Kawan sekalian.
Selain ada giveaway di blog argalitha tercintaaah inihhh, ada giveaway berhadiah buku juga loooh di Blog Bu Dosen Paresma ^^ Giveaway Paresma #GAParesma

Lagi-lagi...saya ikutan, dong! Waktu ada even "Catatan Kriuk untuk si Single", saya kalah. Iyalah wong tulisannya gitu. Tapi karena saya gak kenal kata 'menyerah' dan semangat nyari gratisan sangat tinggi, jadi yaaa ikutan lagi, hehe.

Jadi ceritanya ... Minggu tenang yang seharusnya  jadwal untuk istirahat usai dinas malam 3 hari, malah saya gunakan untuk 'terbang' ke Surabaya naik bus ekonomi :p Tujuannyaaa... selfie di toko buku sama buku-bukunya Paresma. Sekalian kopdar sama rekan ngeblog: Dwi Someo. Pun jumpa sama si Ndoro Li yang seharian malah jadi ojek pribadi, hihi.

Toko terkece menurut saya ya Gramedia Basuki Rahmad Surabaya, karena terbesar da pasti lengkap banget. Beneran! Akhirnya saya bisa menemukan sang buku. Wuiiihhh... awalnya sama Dwi kelilingi beberapa rak novel, kok gak ketemu-ketemu? Sampai kacamata saya pakai, biar lihatnya jelas. Haha. Iyaaa, aslinya mata saya minus 1,5 tapi malas pakai kacamata kalau gak terpaksa banget.

Sejam muteeer, kok belum ketemu juga? Sampai Dwi pulang, saya teteeep aja muterin rak di sana. Penasaran! Seperti apa sih karya-karya sang alumni psikologi ini? Kok mata saya tidak menemukannyaaaa? Di manaaa... di manaaa... diiii maaannnaaaaa?

Akhirnyaaa... setelah curhat ke Ndoro Li, minta bantu nyariin, diantarlah saya ke Mas-mas penjaga rak. Lah... kenapa gak dari tadi? >.<" Beruntung... tumpukan "Secangkir Kopi Bully" saya temukan di rak buku Islami. Pantesaaaan... rak novel sama buku Islami kan jaraknya jauh bangeeet! Yaiyalah berjam-jam melototin buku-buku di rak novel, gak nemuin. Tapiii... lainnya mana?
kumus-kumus tetep PD pose
Mas-mas penjaga rak langsung mencarikan "Syabab" yang ternyata belum ditata karena baruuu saja datang, sedangkan "Catatan Kriuk untuk si Single" stoknya habisssss pembacaaa....! Hiyaaa! Keren banget udah ludes! Fiuhhh... syukurlah masih bisa menemukan 2 dari 3. Ditunggu yaaa karya2 selanjutnya :)

Hei Kawan sekalian, yang mau ikutan giveaway Paresma seperti sayaaaa, ikutan #GAParesma juga yuk! Ditunggu hingga akhir minggu pertama Desember 2014, loh.


»»  KLIK biar paham...
20.11.14

Giveaway: Mengenal Argalitha Lebih Dekat

Assalamualaikum...

Apa kabar, Kawan sekalian?
Ada yang lagi sedih?
Cupcupcup...jangan sedih lagi ya, kudu kuat.

Saya yang batal jadi warga Banyuwangi saja gak sedih. Yah...walau kemarin nyesek #JLEB pas ngeliat nilai yang jauuuuh dari target. Tapi ya sudahlah, tujuan hidup masih banyak yang harus teraih, jadi... semangaaat! Toh tahun depan saya pasti ikut lagi, haha, gak kapok. Ganti strategi, perbanyak ‘minta’ sama Allah, minta restu kedua orang tua kalau boleh sih sekalian minta restu ke calon mertua, belajar yang lebih ‘niat’ dan gak pake kebanyakan online yang isinya bengong doang >.<

Jadi, plisss... yang lagi sedih, BeTe, kalut, putus cinta, gak dikasih uang jajan sama orang tua, yang galau karena BBM naik, habis ketilang polisi ... tunjukkan lengkung indah di wajahmu, smile! Nih, saya hibur pakai giveaway. Mau yaaa? Mau ikutannn? Kudu! Biar happy. Soalnya terapi happy saya ya ikutan giveaway selain jalan-jalan sama Mommy, siapa tahu kamu juga gitu.

Yang lagi sedih aja kudu ikutan, apalagi yang lagi berbahagia dengan hidupnya. Jangan bosan ikutan, ya, soalnya saya juga gak bosen bikinnya, hihi. Kali ini hadiahnya spesial, soalnya dalam rangka inget-inget seperempat abad umur saya. Ada budget cash masing-masing 75ribu untuk DUA orang pemenang. Budget ini bisa digunakan sesuai kebutuhan kalian; beli pulsa atau baju atau buku atau pengisi perut atau persediaan BBM keluarga atau ditabung buat nikah. Lumayan lah... Multifungsi.

Mau?
Seperti biasa, ada syaratnya ...

Tahun lalu, pada even giveaway Novel, saya minta Kawan sekalian nulis 3 postingan terfavorit dalam blog www.argalitha.pw ini. Tapi sekarang, Kawan sekalian tulis:
TIGA hal mengenai saya, pemilik blog www.argalitha.pw

Misal:
1. Empunya blog argalitha tuh gak doyan cabai. Ada kok buktinya di 
postingan 20 Fakta tentang saya. Bla bla bla ...

2. Suka banget sama kucing! Kucingnya banyak, dinamai semua, lagi. 
Paling suka sama kucing yang namanya Rudi. Bla bla bla ...
3. Sayangnya dia tuh judes! Jutek gitu, sukanya marah-marah.


Nah, kayak gitu. Jujur saja, apa adanya. Gak harus nulis yang bagus-bagus, kritik dan saran tentang saya akan sangat saya hargai. Don’t worry be happy. Saya bukan siluman ular, kok, gak bakal nyaplok sembarangan, hihi.

Kenal gak kenal saya, gak masalah. Nama argalitha cuma saya pakai waktu surfing. Segala hal tentang saya bisa ditanyakan saya Mbah Gugel, kok. Jelajahi isi tulisan di blog ini juga bisa. Jadi gak harus kenal-kenal banget, karena memang saya gak banget-banget dikenal orang.

Kalau ada bahan yang didapat dari tulisan atau postingan di akun jejaring sosial saya (facebook, twitter, instagram) boleh banget disertakan. Diselipin aja pakai link hidup seperti yang saya contohkan di atas. Kalau gak ngerti bikinnya, boleh tengok di sini >> Cara membuat link hidup

Gak perlu terlalu panjang nulis tentang saya-nya. Asalkan enak dibaca dan ngasih saran serta penilaian tentang saya aja, itu sudah cukup.

Akhir tulisan, jangan lupa ditulis:
Mau kenalan sama argalitha, 
ikutan aja giveaway di www.argalitha.pw

Kemudian tulis link tulisan Kawan sekalian di kolom komentar postingan even giveaway ini ya.

Dibuka sejak hari ini hingga tanggal milad saya, 25 Desember 2014 jam 10 pagi. Pengumuman pemenangnya tentu secepatnya. Saya gak suka PHP-in orang, kok. Hihi.

Ada paket bipang untuk beberapa orang juga. Mau?
Oiya, sudah tahu belum kalau November 2014 ini lagi banyaaak banget giveaway. Para pemburu hadiah bisa berburu sebanyak-banyaknya, siapa tahu yang ‘nyantol’ juga banyak. Rezeki gak akan kemana, dah. Intip aja list-nya di blog kawan saya, Misfil >> http://mis-fil.blogspot.com/2014/11/info-gratisan-terbaru.html.

Have fun!

UPDATE PESERTA

Umi MarfaShinta | Sofhy | Selvia Sari | kamu

»»  KLIK biar paham...

Sayang Abi Tanpa Tapi

"Abi, tolong ambilkan Kamboja Banyuwangi."


Alangkah berdosanya berlaku tidak adil pada orang tua. Ibarat kacang lupa kulitnya. Maka, saya meminta ampun untuk segala tingkah kurang santun. Diri ini risih. Jiwa merintih, berharap restu Abi. Terima kasih atas segala kesabaran yang diajarkan, Abi tanpa letih menunjukkan kasih sayang. Hubungan kita, kini, laksana pelangi. Indahnya terasa murni dengan kian banyak kenangan terangkai.

Sayang saya pada Abi, tampaknya mini. Tapi percayalah, laksana kuku yang terus tumbuh walau terpotong oleh problema. Sayang saya pada Abi, tampaknya tiada. Tapi percayalah, selalu ada doa agar Abi selalu sehat-bahagia. Artha sayang Abi, tanpa tapi.

*97 kata termasuk keterangan foto, tidak termasuk judul





»»  KLIK biar paham...
8.11.14

Kebaikan Hati Mama Tak Tertandingi


Dalam suatu riwayat dikisahkan bahwa ada seseorang yang berdosa besar yakni membunuh, kemudian dia bertanya kepada Ibnu Abbas, “Apakah aku masih bisa bertaubat?”

Ibnu Abbas malah balik bertanya, “Punyakah kau seorang ibu? Aku tidak mengetahui amalan yang paling mendekatkan diri kepada Allah selain berbakti kepada ibu.”


Setiap kali saya bercerita tentang Mama, air mata ini meleleh. Betapa besar perannya dalam membesarkan saya, sangat indah kasihnya saat mengasuh saya, begitu murni cintanya saat mendidik saya. Sebesar dan sebanyak apapun usaha yang saya lakukan, tidak akan mampu membalas apa saja yang telah Mama beri. Lapangnya hati yang Mama miliki, membuat saya malu sendiri.

Seringkali saya berkata, “Capai!” saat Mama minta dibuatkan minuman favoritnya, kopi. Seringkali saya berujar, “Uuh!” saat Mama mengeluh nyeri di kaki. Seringkali saya mengeleng saat Mama minta ditemani menonton televisi, penghapus sepi. Padahal, sekalipun Mama tidak pernah menolak apa saja yang saya pinta, bahkan permintaan tak terucappun dipenuhinya.
 
sedikit yang saya suapkan,
sebuah saya disuapi Mama
Dahulu, ketika cinta monyet membutakan jiwa, saya menyangkal bahwa hanya hati Mama yang cintanya seluas samudra. Setelah beberapa cinta pria berlabuh dan tercium maksud dibaliknya, kini saya menyadari bahwa hanya hati Mama yang punya cinta suci. Tidak ada kebaikan insan tanpa harap balas, selain kasih Mama yang hanya ingin melihat buah hatinya bahagia dunia akhirat.

Mama mengajarkan apa itu cinta sejati, bahwa cinta tak berasal dari mata tapi dari hati. Kalau Mama restu, maka InsyaAllah cinta akan bersatu. Mama mengatakan bahwa saya cinta pertamanya, seketika ketika ia mendengar tangis saya yang pertama kalinya. Sekeluarnya saya dari badannya, hilanglah semua nyeri yang dirasa saat persalinan. Saya merinding membayangkannya. Betapa hebat perjuangan seorang ibu dalam melahirkan buah hatinya, antara hidup dan mati. Betapa hanya wanita berhati murni yang sanggup melakoni hal sespektakuler ini. Salah satunya Mama saya, pemilik hati penuh kasih.

Mama mengajarkan bahwa ada cinta tanpa kata, yang ditunjukkannya lewat perbuatan. Walau terkadang saya jenuh oleh segala nasehat yang saya rasa jahat, Mama tak pernah bilang kalau nanti saya akan kualat. Dengan keindahan hatinya, Mama memberi maaf tiada tara. Besar kecil kesalahan saya, Mama mengampuni dan tak mengambil hati. Sungguh lapang hatinya.

Pemilik hati sabar nan tegar hanyalah Mama. Dulu ketika ujian menerpa keluarga kami, Mama yang sekuat hati menguatkan saya. Saat itu, Adik kalap minta dibelikan Ninja. Walau ada Abi, sasaran meminta Adik hanyalah Mama. Karena emosi karena tak kunjung dituruti, dengan sekop di tangan, Adik hendak menghantam. Saya yang berada di samping Mama, serta merta menerjang Adik, memukulnya sebisa saya. Ada luka lebam di tubuh saya, tapi setidaknya kami bisa meloloskan diri dari amukan Adik. Saat itu, Abi ada di tempat kejadian, sayangnya tidak melakukan apa-apa.

“Dan ketahuilah, bahwa hartamu dan anak-anakmu itu hanyalah sebagai cobaan dan sesungguhnya di sisi Allah-lah pahala yang besar. (QS Al Anfal : 28)

Dengan berbesar hati, beberapa hari kemudian Mama mengabulkan permintaan Adik. Motor Ninja menjadi miliknya meski ada tumpukan hutang Mama. Tapi masalah tidak hanya sampai di situ, ada masalah baru yang mengharuskan Adik menikah muda. Mau tak mau, Mama turut merestui. Dengan ikhlas, hingga kini Mama menyokong kebutuhan Adik dan istrinya, dari papan hingga pangan. Mama tidak mengeluh, tak jua meminta balas. Hanya ingin anaknya berbakti walau belum juga terpenuhi.

Mama, memiliki hati yang pemaaf. Entah berapa banyak stok kalimat, “Kumaafkan anakku” yang dimilikinya. Saya yakin, jumlahnya ada jutaan, atau mungkin tak terhingga. Adik sempat insyaf, tapi kemudian kembali cari perkara. Insyaf lagi, cari perkara lagi. Begitu seterusnya. Mama tidak pernah jemu mengingatkannya, Mama tak pernah letih mengampuninya.
 
Mama yang rela tidur di bus
demi menemani perjalanan panjang saya
Hingga beberapa waktu lalu, perseteruan besar dalam keluarga kembali menimpa, saya angkat kaki dari rumah. Saya yang merasa rumah bukan lagi tempat teraman, memilih hidup sendiri di Jogja. Dengan berurai air mata, Mama merelakan saya. Namun, Mama selalu meyakinkan bahwa akan selalu ada Mama yang menjadi pelindung saya. Mama membuktikannya. Beliau selalu rutin menjenguk saya. Walau 8 jam perjalanan ditempuh, Mama selalu datang dengan senyum di wajahnya.

Selama bertahun-tahun, setelah saya lulus kuliah, Mama selalu meminta agar saya mengikuti tes menjadi abdi negara. Selama tes CPNS, walau saya selalu ikut di berbagai kota, Mama tidak penah letih menemani. Saya yang terkadang putus asa dengan nasib, termotivasi oleh Mama yang terus menyemangati. Mama selalu menguatkan kalau saya pasti bisa, kalau hidup saya akan indah pada waktunya. Senyum tulusnya menjadi penguat raga dan jiwa. Semoga perngorbanannya dalam menemani saya meraih impian lewat tes CPNS tahun ini membuahkan hasil manis. 

Mama, mendidik saya untuk memiliki hati yang lapang. Harus bisa neriman, menerima semua hal dengan tulus ikhlas, karena pada dasarnya tidak ada milik insan yang kekal. Semua pasti kembali, karena semua hanya titipan Illahi. 

Saat motor kesayangan saya menghilang, dengan berjalan kaki Mama mengatar saya ke terminal. Menjelang malam, angkot tidak beroperasi, karenanya dari rumah ke RS tempat saya bekerja hanya bisa ditempuh dengan naik bus. Tanpa jemu, Mama juga menunggu kedatangan saya di terminal, usai saya dinas sore. Padahal bulan saja tak selalu muncul menemani bintang, tapi Mama tak mengenal kata cuti untuk menemani setiap langkah saya.
ini saat Shasa, keponakan saya, turut menjemput saya

Saat saya katakan kalau kondektur tak lagi mengizinkan saya ikut bus karena jaraknya yang terlalu dekat (sekitar 6 Km), Mama langsung memperperbaiki mobil tua kami. Dengan Suzuki Carry tahun 1990, Mama selalu mengantar jemput. Ketika saya menolak, Mama bilang, “Kamu itu tanggung jawab Mama. Selama belum ada suami, Mama yang akan terus menjagamu. Ingat pesan Mama...

Atase wong liyo, gak kiro podo koyok wong tuo,” yang artinya orang lain tidak akan sebaik orang tua sendiri. Terutama Mama, yang entah terbuat dari apa hatinya. Mungkin dari emas. Kebaikannya, ampunannya, cintanya ... begitu besar melebihi luas samudra. Kebaikan tiara tara, tak akan mampu terbalas oleh jasa dan harta sebesar apapun. Saya hanya bisa berdoa... semoga Allah selalu melindungi setiap langkahnya.

Ya Rabb, ampunilah saya dan kedua orang tua saya. Sayangilah mereka sebagaimana mereka menyayangi saya sewaktu saya kecil ... Ampuni segala dosa Mama, kuatkanlah beliau, sehatkan dan bahagiakan Mama selalu. Semoga seterusnya saya bisa menjadi anak berbakti. Semoga suatu hari nanti saya bisa mengabulkan impian Mama: kembali ke tanah suci berdua dengan saya. Aamiin.

“Ridha Allah tergantung ridha orang tua,  
murka Allah tergantung murka orang tua.





»»  KLIK biar paham...
6.11.14

Pengumuman Giveaway: Klik-Dapat Pulsa

Hulahaihaiiii...

Sebelumnya, terima kasih yaaa buat kalian yang udah ikutan Giveaway: Klik dan Dapat Pulsa. Even ini hanya ajang share iklan jualan mobil Mama. Alhamdulillah hari ini laku, transaksi sudah dilakukan. Alhamdulillah ... Alhamdulillah ... Jadi deh Mama punya mobil baru.
Senenggg banget lihat ekspresi happy Mama :')

Awalnya, even bagi pulsa mau saya tutup di pertengahan bulan ini. Tapiii... berhubung barangnya sudah laku yaa mending promonya diakhiri^^

Sekali lagi... terima kasih yaaa buat teman-teman yang udah ikutan Giveaway: Klik dan Dapat Pulsa. Bagi yang sekedar mendoakan semoga cepat laku, terima kasih jugaaa... 

Taraa...
Tanpa basa-basi (karena saya orangnya to the point) inilah mereka yang mendapatkan pulsa  senilai @Rp 10.000,- dari saya:
1. @rianda_prayoga
2. @nur_khurie
3. @NSMia
4. @lovely_iena
5. @fembi_rekrisna

Bagi yang namanya saya tulis, harap mengirimkan nomor ponsel yang ingin diisi pulsanya via DM twitter yaaa... Akun saya @argalitha. Okayyy okaaayyy?

Siiip!

Tunggu giveaway selanjutnya di bulan depan yaaa... Saya milad, loooh. Yang mau siapin kado, bisa dimulai sejak kamu baca postingan ini, kok. Huehehehe ...

»»  KLIK biar paham...
4.11.14

Wisata Keliling Desa

EmakBogor @dwinayusuf lagi bingung nih. Pas weekend (mari kita baca: wiken), ia sekeluarga cuma bisa DRS dengan agenda nonton film bareng a.k.a di rumah saja. Hihi, saya seringnya juga gitu sih. Bukan karena takut boros dengan budget ekstra (kan ada Wisata Murah Pasuruan), tapi memang kondisi fisik tidak memungkinkan. Mau keluar rumah, capai. Semingguan kerja di luar rumah, masih keluar rumah juga saat wiken? Aaaargh! Apalagi tidak semua wiken saya nikmati sebab seringkali kena tugas jaga, hiyaaa....

Tapi ... syukurlah bulan kemarin dan bulan ini, hoki saya gede. Pas wiken, saya libur! Horeee! Asyik-asyikkk... Karena saya hanya berdua dengan Mama di rumah, dan Mama juga liburnya hanya saat wiken, klop deh keberuntungan ini. Coba bayangkan... biasanya ketika saya libur (di hari aktif), Mama saya malah kerja. Yaaa saya sendirian di rumah, plonga-plongo kalau orang Jawa bilang.

Rumah saya berada di pinggiran kota. Masih ada sungai dan segala isinya, sawah, ladang, jembatan kayu, dan sebagainya. Jadi saat wiken, kami biasa keliling, menyusuri sungai, mengunjungi sawah tetangga, minta terong di kebun tetangga #eh, ikutan panen jagung di ladang jagung tetangga #ehlagi. Juga mengulik cara membuat batu bata. Naaah... asyik banget kan? Inilah keuntungan punya rumah yang berada di setengah desa dan setengah kota.


mau jalan-jalan, selfie dulu...
sungai dan jamban sungai
Inilah pemandangan rute yang kami jelajahi lewat Wisata Keliling Desa. Dimulai dengan menyusuri sungai yang banyak ditumbuhi kangkung. Rumah saya dan Mama ada di balik rumah yang tampak pada foto. 


Di Kota Pasuruan, masih ditemukan sekelompok masyarakat yang buang air besar di sungai. WC umum sempat dibuat, namun tidak dipergunakan secara layak. Katanya lebih enak buang hajat di sungai secara langsung. Engg... sebagai petugas kesehatan, edukasi telah diberikan. Tapi kembali lagi pada pribadi yang bersangkutan: mau melaksanakan atau tidak.


masih sudi makan kangkung yang dipetik dari sungai? Hihi...

jembatan kayu
Ini jembatan kayu yang usianya puluhan tahun. Sudah direnovasi, sebelumnya jauh lebih 'seram'.


banyak lubang, hati-hati...

Mama bersiap untuk melintainya. Bulatkan tekad!

Mama berhasil melewatinya, horeee...!

jagungnya masih kecil, belum bisa diminta #eh
Yang asyik pada Wisata Keliling Desa ialah bisa mengeksplor desa. Kami jadi tahu tentang apa saja yang ada di desa kami, jadi tidak kuper (kurang pergaulan). Mengapa harus mengunjungi dan mengelilingi tempat lain kalau tempat sendiri belum dijelajahi? Malah, daerah sendiri bahkan jauh lebih indah dan menyenangkan, bukan?


Mama dan saya (yang motret) berada di daerah pembuatan batu bata
Pada musim kemarau yang panjang seperti sekarang, sebagian penduduk desa kami memanfaatkan tanah yang ada di sawah untuk dibentuk menjadi batu bata. Jadi, tanah liat dibentung balok, lalu dijemur hingga kering. Biasanya memakan waktu maksimal seminggu. Ditumpuk, dibakar, kemudian dijual.

batu bata yang masih mentah

batok kelapa sebagai bahan bakar pembakaran batu bata
Wisata Keliling Desa membutuhkan waktu sekitar 3-5 jam. Tapi kami tidak letih sama sekali. Sebab sepanjang perjalanan, kami isi dengan mengorol, menikmati alam sekitar, duduk-duduk dan selfie. Asyik deh! Sisa waktu wiken kami gunakan untuk istirahat dan mengerjakan pekerjaan rumah tangga seperti biasa.

Berminat berwisata keliling desa saat wiken seperti saya dan Mama? Coba deh!

*499 kata termasuk keterangan foto (tanpa judul)



»»  KLIK biar paham...
30.10.14

Arti Garis Tangan ‘Simian Line’

Hai haiii...

Maunya hari ini cuma sekaliii aja nulis, cuma bagi info tentang domain baru saya: .pw. Tapiii... Jadi kepikiran. Di sela belajar, tiba-tiba teringat kalau Desember tanggal 25, usia saya genap (ganjil, sih) 25 tahun. Ada banyak hal yang terjadi dalam hidup saya, dan saya rasa semuanya aneh. Tidak ada yang berjalan semulus orang lain. Ibaratnya, hidup orang lain itu seperti ketika melaju di jalan tol, sedangkan saya di jalan tikus. Tujuannya sama, hanya saja waktu tempuh dan area yang dilalui sangatlah berbeda.

Apa yang salah dengan diri saya ya?

Hingga tadi pagi, Ndoro Li menyadarkan saya tentang sesuatu.

Apa garis tanganmu seperti ini?” ketiknya sambil menyertakan potret garis tangan kirinya. 


artinyaaa...
ini gambar telapak tangan 'simian line'
Oiya, saya baru ingat kalau garis tangan kami sama, sama-sama lurus.

Garis tangan kami ini namanya ‘simian line’. Katanya pemilik garis tangan unik ini hanya ada 3% di dunia, di Asia sendiri sekitar 14%. Pemiliknya kebanyakan adalah laki-laki. Kata simian sendiri mengacu pada spesies kera, karena memang pada semua kera didapati telapak tangan yang punya satu garis saja. Tapi yakinlah, saya 100% manusia, bukan jelmaan siluman kera >.<

Kalau kata orang jawa, telapak tangan kami namanya ‘Tapak Jalak’. Dulu Pakdhe pernah pesan kalau jangan sembarangan mukul orang pakai tangan kiri, rasanya akan sakit sekali. Mitosnya juga orang yang bergaris tangan lurus seperti kami, doanya seringkali dikabulkan Allah (aamiin!). Ya, tidak semuanya sih. Seringkali lah. Kebanyakan yang tidak sengaja terucap, seperti terlontar spontan. Tidak sadar bicara apa, eh kejadian. Semoga saja saya gak jadi kebiasaan ngualati orang.

‘Simian line’ artinya single transverse palmar crease atau lipatan garis tangan yang melintang tunggal. Pada orang biasa, ada dua garis mayor horizontal yang terpisah. Yang dekat dengan 4 jari namanya garis kepala, sedangkan yang mengarah pada lengan namanya garis hati. Pemilik simian line hanya punya 1 garis horizontal yang merupakan perpaduan garis hati dan garis kepala. Konon, menyatunya kedua garis tersebut menunjukkan bahwa pemiliknya akan susah memisahkan antara emosi (garis hati) dan rasio (garis kepala).

Dulu, saya kira garis tangan saya ini aneh. Di sekitar saya tidak ada yang punya garis tangan seperti ini. Hingga 5 tahun lalu saya bertemu Ndoro Li, saya melihat banyak kemiripan antara saya dan dia: sama-sama aneh, sama-sama sok mandiri, sama-sama punya tujuan hidup yang ... mungkin bisa membuat orang lain geleng-geleng kepala.

Menurut Ilmu Membaca Garis Tangan (Palmistry), pemilik simian line ibarat pedang bermata dua. Di satu bisa berkemampuan kuat dalam memfokuskan diri pada satu hal tertentu yang disukainya, namun di sisi lain berkecenderungan melakukan sesuatu tanpa pikir panjang-hiper aktif-agresif dan cenderung tidak sabaran. Orang simian line akan sangat sukses jika berkarir di bidang disukai hatinya, namun sebaliknya... akan terpuruk bila mengerjakan sesuatu karena terpaksa.

Karena kemampuannya dalam terfokus pada satu hal, seringkali orang simian line mudah mencapai apa pun keinginannya. Namun, juga sering menghadapi lebih banyak cobaan hidup. Kalau sedang beruntung, akan beruntung sekali. Tapi kalau pas merugi, akan sangat merugi. Katanya, orang dengan karakteristik ini banyak mengubah dunia, baik untuk kebaikan maupun untuk keburukan. 


Misalnya beberapa tokoh seperti perdana menteri Inggris Tony Blair, mantan perdana menteri Rusia Nikita Kruschev, mantan presiden B.J. Habibie, petinju Moh. Ali, penulis John Steinbeck dan masih banyak lagi. ini. Juga ada banyak tokoh radikal yang dilahirkan dari kalangan pemilik garis tangan simian line. Tapi menurut kepercayaan Bangsa Yunani, pemilik garis tangan ini adalah prajurit terbaik dan terkuat dalam pasukan perang Spartan Yunani.

Kalau dari segi medis, katanya bayi yang dilahirkan dengan down syndrome (keterbelakangan mental) hampir semuanya mempunyai simian line. Beberapa kelainan kromosom lainnya seperti Aarskog syndrome, Turner syndrome, Klinefelter syndrome, juga menunjukkan ciri khas ini. Selain itu, ibu hamil yang terjangkit TORCH atau rubella (campak Jerman), atau ibu hamil pengkonsumsi alkohol, juga beresiko melahirkan bayi dengan kelainan kongenital yang ditandai dengan ‘palmar crease’, istilah lain dari simian line.

Menyedihkan, ya? Sepanjang pengetahuan saya, ketika Mama hamil saya memang sempat mengalami perdarahan berkepanjangan. Karenanya Mama diharuskan terus mengkonsumsi vitamin penguat kandungan. Kalau pada kehamilan Ndoro Li, saya tidak seberapa tahu. Hanya saja Ndoro Li itu termasuk ‘anak emas’, anak yang lama ‘dinantikan’ Ayah-Ibu. Namun, saya rasa kami berdua tidak mengalami hal-hal ‘berat’ seperti kelainan kongenital, kromosom dan sebagainya. Sehat wal’afiat, Alhamdulillah.

Orang dengan simian line tidak selalu mengindikasikan cacat bawaan. Dari hasil survei, ada 10% manusia mempunyai simian line pada salah satu telapak tangannya (termasuk saya), dan 5% dengan simian line pada kedua telapak tangannya (pada Ndoro Li). Ada satu mitos lagi bahwa bila garis kepala (yang bila garis itu dari arah jempol) bertemu dengan garis hati (yang garis itu dari arah kelingking), maka yang ‘simian line’ ini rawan terkena sakit jantung. Uuu... Takuuut!

Menurut penelitian, disebutkan bahwa orang dengan garis lurus ini cenderung bersikap absolut, sehingga terkesan egois, ambisius dan pantang menyerah. Hal semacam ini tentu bisa membawa kepada hal yang positif atau yang negatif. Karenanya, simian line yang lebih sering dijumpai pada telapak tangan kiri dianggap ‘lebih aman’ dibandingkan bila ada pada kedua belah telapak tangan.

Orang simian line kebanyakan menyukai hal-hal unik dan berbeda. Kami secara intuitif pasti akan bertemu orang simian line lainnya; entah itu hubungan keluarga, teman, pacar, atau rekan bisnis. Seperti bagaimana ketika saya bertemu Ndoro Li. Kalau sudah bertemu, kebanyakan hubungan akan langgeng dan positif, insyaAllah.

Menurut kepercayaan Jawa Kuno, pemiliknya kelak akan hidup berkecukupan. Bahkan banyak yang meramal kalau pemilik tipe garis simian line ialah sosok yang sangat setia terhadap pasangannya. Aamiin! *toss sama Ndoro Li**

Bagaimana garis tanganmu? Coba cek, deh. Siapa tahu kalian juga simian line, sama seperti saya dan Ndoro Li ^^

Eh... tapi jangan terlalu percaya dengan garis tangan. Namanya juga mitos. 

Coba sekarang genggam tanganmu...

baca arti genggaman tangan di gambar ini


»»  KLIK biar paham...